Capaian Pembelajaran Raudlatul Athfal (RA)

Berikut adalah Capaian pembelajaran (CP) pada Raudlatul Athfal (RA) Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 9941 Tahun 2025 Tentang Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab Pada Madrasah.


A. Rasional 

Penyusunan capaian pembelajaran di RA dapat dimaknai sebagai respon terhadap kebutuhan untuk menguatkan fondasi menuju jenjang pendidikan dasar. Capaian pembelajaran merupakan input kurikulum yang digunakan oleh satuan RA dalam merancang pembelajaran sehingga dapat mencapai Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) RA. Capaian pembelajaran memberikan kerangka stimulasi pembelajaran yang memandu pendidik RA untuk memberikan layanan yang dibutuhkan anak usia dini. 

Capaian pembelajaran RA memiliki kekhasan pada pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab. Selain itu, praktik pendidikan RA diwarnai dengan nilai-nilai agama Islam. Ciri khas RA pada PAI dan Bahasa Arab meliputi kemampuan berperilaku yang sesuai dengan tuntunan Al Qur’an dan Hadis. Perilaku tersebut diwujudkan melalui kegiatan ibadah dan muamalah sebagai implementasi fikih, mengambil pelajaran dari cerita islami, dan pengenalan kosa kata bahasa Arab secara sederhana. 

Praktik pendidikan RA dibangun dalam suasana akademik-religius yang harmonis-kolaboratif antara guru, orang tua, dan anak dalam ikatan cinta karena Allah Swt. (mahabbah fillah), bukan hubungan atas dasar transaksional-materealistis, sehingga memungkinkan tumbuh kembangnya perilaku berakhlak karimah dan nilai keislaman dalam iklim akademik di lingkungan RA. 

Guru dan orangtua berperan dalam memberikan stimulasi pada pembelajaran anak usia dini. Hal ini selaras dengan pemikiran Ki Hadjar Dewantara bahwa guru dan orang tua sebagai fasilitator, mentor, serta mitra dalam proses perkembangan. Proses stimulasi berdampak terhadap penanaman karakter, pengetahuan, maupun keterampilan anak. Stimulasi tersebut dilakukan pada semua aspek pertumbuhan dan perkembangan, baik dari aspek moral, agama, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial emosional, dan seni melalui kegiatan bermain yang bermakna.

Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab pada jenjang RA mendukung penguatan nilai-nilai Panca Cinta, yaitu cinta Allah dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama manusia, dan cinta tanah air. Melalui penanaman nilai-nilai tersebut, pembelajaran pada jenjang RA diharapkan dapat membentuk fondasi keimanan dan karakter mulia pada anak sesuai ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin. 

B. Tujuan 

Tujuan capaian pembelajaran di RA untuk membantu anak mencapai tahap perkembangan dan mengarahkan pada semua aspek perkembangan (nilai agama, moral, nilai-nilai Pancasila, fisik motorik, sosial emosional, bahasa, kognitif, dan seni) dengan menginternalisasikan nilai-nilai agama Islam serta menarasikan kompetensi pembelajaran yang diharapkan, agar anak siap mengikuti jenjang pendidikan selanjutnya. 

C. Karakteristik 

Karakteristik pembelajaran di RA memandang bahwa setiap anak unik dan memiliki potensi yang dapat ditumbuhkembangkan melalui berbagai macam stimulasi dalam kegiatan bermain yang bermakna. Guru diharapkan dapat menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, aktif kreatif, dan berorientasi pada kebutuhan anak serta didukung oleh lingkungan yang kondusif. Pembelajaran di RA perlu memperhatikan beberapa karakteristik sebagai berikut. 
  1. Mengintegrasikan topik Panca Cinta pada setiap aspek perkembangan anak. 
  2. Membiasakan perilaku akhlak karimah kepada Allah Swt., diri sendiri, orang lain, dan semua ciptaan-Nya. 
  3. Mendukung terbentuknya kesehatan mental anak (mental health) dan kesejahteraan diri (well-being). 
  4. Menghargai dan menghormati anak. 
  5. Mendorong rasa ingin tahu anak. 
  6. Menyesuaikan dengan usia, tahap perkembangan, minat bakat, dan kebutuhan anak. 
  7. Memberikan stimulasi secara holistik integratif. 
  8. Memberikan tantangan, bimbingan, dan dukungan kepada anak melalui interaksi yang bermakna. 
  9. Melibatkan keluarga dan lingkungan sosial sebagai mitra.’ 
  10. Memanfaatkan lingkungan dan teknologi sebagai sumber belajar.

Download Capaian Pembelajaran Raudlatul Athfal (RA)


Demikian bahasan tentang Capaian Pembelajaran Raudlatul Athfal (RA).

Posting Komentar untuk "Capaian Pembelajaran Raudlatul Athfal (RA)"